4 Cara diet yang Nggak Baik untuk Jangka Panjang!

06-02-2024 - by Nurul Izzati

4-cara-diet-yang-nggak-baik-untuk-jangka-panjang

Ngomongin soal diet, banyak banget nih cara diet yang tersebar. Mulai dari detoks, water fasting, defisit kalori, intermittent fasting, dan sebagainya. Sayangnya nggak semua cara diet itu sehat dan baik jika dilakukan dalam jangka panjang. Entah karena nutrisi yang masuk nggak mencukupi, belum terbukti secara ilmiah, dan masih banyak lagi. Tentunya, cara penurunan berat badan yang baik adalah ketika kamu mengubah pola hidup jadi lebih sehat. Nah, kali ini Yellow Fit Kitchen akan membahas tips diet mengenai cara diet yang kurang baik jika dilakukan dalam jangka panjang. Simak terus artikel ini ya!

Pembatasan kalori yang ekstrem

Mengurangi asupan kalori adalah salah satu cara penurunan berat badan. Tujuannya adalah untuk menciptakan defisit kalori. Tapi mengurangi asupan kalorinya harus tepat. Hindari mengurangi asupan kalori dengan menghilangkan nutrisi tertentu, misalnya karbohidrat. Lebih baik untuk fokus pada kontrol porsi, atur batas kalori harian sesuai kebutuhan tubuh, dan mengaturnya kembali seiring dengan perubahan berat badan, serta tetap konsumsi makronutrien dan mikronutrien. Pembatasan kalori terlalu ekstrem bisa menyebabkan berbagai dampak nih, seperti kekurangan nutrisi, penyusutan massa otot, dan masalah metabolisme. Kalau terjadi dalam jangka panjang maka kamu malah akan mengalami kesulitan penurunan berat badan, yoyo, hingga masalah kesehatan.

Fad diet

Fad diet jadi salah satu cara penurunan berat badan yang hits banget. Cara diet ini dianggap dapat membantu menurunkan berat badan dengan waktu yang cepat. Tapi, diet ini juga cenderung nggak sehat jika dilakukan dalam jangka panjang maupun pendek. Fad diet adalah cara penurunan jangka pendek yang dilakukan dengan menghapuskan konsumsi makanan bernutrisi tertentu sepenuhnya secara ekstrem. Misalnya aja, diet dengan ramuan, jus, buah, diet di bawah 500 kalori dan sebagainya. Tentunya pembatasan tersebut membuat berbagai masalah, seperti kurang nutrisi esensial, nggak sehat, dan sulit untuk dijaga.

Mengabaikan makan atau puasa dalam jangka panjang

Nggak konsumsi makanan atau melakukan puasa dalam jangka panjang mungkin emang bikin berhasil menurunkan berat badan. Tapi tentunya, hasil tersebut nggak berkelanjutan dan menyebabkan yoyo. Kalau dilakukan dalam jangka panjang bisa mengganggu metabolisme, ketidakseimbangan nutrisi, dan meningkatkan kebiasaan makan yang kurang sehat.

Terlalu bergantung pada obat 

Banyak banget nih iklan di internet soal pil diet. Sebenarnya sih, obat diet nggak bener-bener dilarang ya. Kalau konsumsinya di bawah pengawasan dokter dengan resep yang berasal dari dokter maka nggak akan berbahaya. Tapi, kalau obat atau pil nya kamu beli di internet tanpa resep Dokter maka itu yang berbahaya. Hal itu karena kamu nggak tau dosis yang tepat dan aturan pakai kalau nggak konsultasi ke Dokter. Belum lagi kandungan obatnya yang nggak diketahui. Jadi, sebaiknya konsultasikan ke Dokter apabila kamu ingin konsumsi obat diet untuk membantu proses penurunan berat badan.

Itulah berbagai cara diet yang sebaiknya dihindari. Intinya sih penurunan berat badan itu utamanya untuk kesehatan dan nggak semata-mata untuk turun berat badan. Jadi, agar hasilnya sehat maka konsisten jaga pola makan, olahraga rutin, tidur dan minum air putih yang cukup, serta ubah kebiasaan hidup jadi lebih sehat. Kamu bisa konsultasi ke ahlinya nih agar kamu mendapat bimbingan soal diet yang paling tepat dengan kebutuhan, kondisi tubuh, serta tujuan. Buat menjaga pola makan dan memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa khawatir surplus kalori, kamu bisa gabung katering diet Yellow Fit Kitchen.

Penulis: Ayustya Damargalih
Editor: Nurul Izzati


Related Article